LBH Borneo Nusantara dan Mahasiswa FH ULM Edukasi Pelajar Don Bosco soal Bahaya Kejahatan Daring
MEDIANUSANOW – Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Borneo Nusantara bersama mahasiswa magang Fakultas Hukum Universitas Lambung Mangkurat (ULM) menggelar penyuluhan hukum bertema "Bijak Bermedia Sosial dan Bahaya Kejahatan Daring" di SMA Frater Don Bosco Banjarmasin, Jumat (12/6/2026).
Kegiatan yang diikuti siswa kelas X dan XI tersebut bertujuan meningkatkan kesadaran hukum dan literasi digital di kalangan pelajar di tengah pesatnya perkembangan teknologi informasi dan penggunaan media sosial.
Dalam penyuluhan tersebut, peserta mendapatkan pemahaman mengenai berbagai bentuk kejahatan daring yang kerap terjadi di lingkungan remaja, seperti cyberbullying, penyebaran hoaks, pencurian akun media sosial, hingga penyebaran konten pribadi tanpa persetujuan pemiliknya.
Pemateri juga menjelaskan konsekuensi hukum yang dapat timbul dari berbagai tindakan tersebut. Siswa diberikan pemahaman bahwa perilaku yang sering dianggap sebagai candaan di media sosial dapat berujung pada pelanggaran hukum apabila memenuhi unsur tindak pidana.
Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan sekaligus Pembina OSIS SMA Frater Don Bosco, Katarina Dewi, mengatakan kegiatan tersebut sangat relevan dengan kebutuhan pelajar saat ini.
"Materi yang disampaikan sangat dekat dengan kehidupan siswa sehari-hari. Kami berharap kegiatan serupa dapat kembali dilaksanakan agar siswa semakin memahami pentingnya kesadaran hukum sejak dini," ujarnya.
Sementara itu, Direktur Utama LBH Borneo Nusantara, Matrosul SH MH mengapresiasi antusiasme para siswa selama mengikuti kegiatan.
"Kami melihat antusiasme yang luar biasa dari para siswa. Hal ini menunjukkan bahwa edukasi mengenai cyber crime dan cyber bullying memang sangat dibutuhkan. Kami berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan dan disempurnakan agar semakin sesuai dengan kebutuhan para pelajar," katanya.
Perwakilan mahasiswa magang Fakultas Hukum ULM, Annisa Kyla, berharap penyuluhan tersebut dapat meningkatkan kesadaran hukum dan literasi digital para pelajar sehingga lebih bijak dalam menggunakan media sosial serta terhindar dari berbagai bentuk kejahatan siber.
Perwakilan siswa SMA Frater Don Bosco, Sebastian dan Felicia, mengaku memperoleh banyak pengetahuan baru dari kegiatan tersebut, khususnya terkait bahaya perundungan dan kejahatan di dunia digital.
"Kami berharap melalui kegiatan ini dapat membantu membentuk karakter Generasi Z yang lebih bijak dan bertanggung jawab dalam bermedia sosial serta terhindar dari berbagai pelanggaran hukum di dunia digital," ujar mereka.
Sebagai penutup, peserta diperkenalkan dengan prinsip T.H.I.N.K. (True, Helpful, Inspiring, Necessary, dan Kind) sebagai pedoman etis sebelum mengunggah atau membagikan informasi di media sosial.
Melalui kegiatan ini, LBH Borneo Nusantara dan mahasiswa Fakultas Hukum ULM berharap dapat mendorong terciptanya budaya hukum dan literasi digital yang lebih baik di lingkungan pendidikan, sehingga pelajar mampu memanfaatkan teknologi secara positif dan bertanggung jawab. (mnn)

Post a Comment