Rupiah Menguat ke Rp18.058 per Dolar AS
MEDIANUSANOW.COM - Kurs rupiah menunjukkan penguatan terhadap mata uang Amerika Serikat pada perdagangan Selasa (9/6/2026). Berdasarkan pantauan Google Finance sekitar pukul 17.14 WIB, nilai dolar AS sempat turun hingga menyentuh level Rp17.983.
Di pasar penutupan sore hari, rupiah tercatat menguat sebesar 130 poin atau sekitar 0,71 persen. Posisi mata uang Garuda berada di kisaran Rp18.058 per dolar AS, membaik dibandingkan penutupan sebelumnya yang berada di level Rp18.188 per dolar AS.
Analis pasar keuangan Ibrahim Assuaibi menilai penguatan rupiah tidak terlepas dari langkah Bank Indonesia yang menaikkan suku bunga acuan (BI-Rate) sebesar 25 basis poin menjadi 5,50 persen.
Menurut Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo, kebijakan tersebut diambil untuk meningkatkan daya tarik aset keuangan domestik di mata investor asing. Dengan imbal hasil yang lebih kompetitif, diharapkan arus modal portofolio dari luar negeri kembali mengalir ke Indonesia.
Perry menjelaskan, hasil evaluasi sejak Rapat Dewan Gubernur (RDG) pada 19–20 Mei 2026 menunjukkan pergerakan rupiah cenderung lebih lemah dibandingkan proyeksi sebelumnya.
Ia menyebut sejumlah faktor menjadi penyebab tekanan terhadap rupiah, mulai dari ketidakpastian ekonomi global yang masih berlangsung, tingginya kebutuhan valuta asing di dalam negeri, hingga keluarnya dana investasi portofolio asing dari pasar keuangan Indonesia. (mnn)
foto: kabarbursa.con

Post a Comment