Header Ads

Kadin Kalsel Minta Rekomendasi Rapimnas 2026 Beri Peluang Setara bagi Pengusaha Daerah

MEDIANUSANOW, JAKARTA - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kalimantan Selatan mendorong agar tiga rekomendasi strategis Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Kadin Indonesia 2026 memberikan manfaat nyata bagi pengusaha lokal dan UMKM di daerah.
Ketua Umum Kadin Kalimantan Selatan, Hj Shinta Laksmi Dewi SE menilai rekomendasi Rapimnas yang mencakup penguatan ketahanan ekonomi nasional, kepastian bahan baku produksi, serta peningkatan ekspor dan investasi perlu ditindaklanjuti melalui program konkret hingga tingkat daerah.

Menurutnya, kebijakan penguatan ekonomi nasional tidak boleh hanya dirasakan pelaku usaha besar di pusat, tetapi juga harus membuka kesempatan yang setara bagi pengusaha lokal di kabupaten dan kota.

"Kami mengapresiasi tiga rekomendasi Rapimnas 2026. Harapannya, kebijakan ini tidak hanya dirasakan pelaku usaha besar di pusat, tetapi juga membuka kesempatan yang setara bagi pengusaha daerah dan UMKM," ujar Shinta.

Ia mengatakan, Kalimantan Selatan memiliki potensi ekonomi di berbagai sektor, mulai dari sumber daya alam, perdagangan, pertanian, perkebunan, industri pengolahan, hingga UMKM. Namun, pengembangan potensi tersebut membutuhkan dukungan kepastian regulasi, investasi, akses pembiayaan, teknologi, dan perluasan pasar.

Kadin Kalsel juga mendorong optimalisasi program Buy from Indonesia dan Buy Indonesia agar produk unggulan daerah dapat masuk ke dalam rantai pasok nasional maupun global.

Shinta menilai pengusaha lokal perlu mendapat ruang lebih besar dalam ekosistem investasi dan industri. Mereka tidak seharusnya hanya menjadi penonton, tetapi juga berkesempatan terlibat sebagai mitra, pemasok, distributor, maupun bagian dari rantai produksi.

Selain akses pasar dan investasi, penguatan kelembagaan Kadin dari pusat hingga daerah juga dinilai penting. Hal ini mencakup pemerataan akses program nasional, penyederhanaan administrasi, penguatan keanggotaan, serta perluasan kemitraan dan pembiayaan usaha.

"Rapimnas jangan berhenti pada rekomendasi dan rumusan kebijakan. Harus ada tindak lanjut berupa program konkret yang manfaatnya dirasakan anggota Kadin sampai ke daerah," tegasnya.

Tiga rekomendasi strategis tersebut merupakan hasil konsolidasi aspirasi Kadin dari 38 provinsi, asosiasi, dan himpunan usaha di seluruh Indonesia.

Ketua Umum Kadin Indonesia, Anindya Novyan Bakrie, sebelumnya menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan dunia usaha dalam menghadapi tantangan ekonomi global.

Hasil Rapimnas Kadin Indonesia 2026 selanjutnya akan disampaikan kepada Presiden RI Prabowo Subianto sebagai masukan dunia usaha dalam memperkuat perekonomian nasional.

Kadin Kalsel berharap rekomendasi tersebut menjadi momentum pemerataan kesempatan usaha dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif serta berdaya saing di seluruh daerah. (mnn)
close
pop up banner